11 Cara Mempercepat Loading Web

Diposting pada

Cara Mempercepat Loading Web – Ada berbagai macam situs web yang terdapat di internet, dan semua orang dapat mengaksesnya. Namun bagaimana jika web yang sedang kita gunakan menjadi lambat, tentu akan membuat kesal dan juga membuang waktu kan, dan akhirnya pergi mencari website lain.

11 Cara Mempercepat Loading Web
11 Cara Mempercepat Loading Web

Maka dari itu, penting untuk memperhatikan kecepatan website. Oleh karena itu, ada beberapa cara bagaimana cara mempercepat loading web yang lambat, diantaranya sebagai berikut :

  1. Tes Kecepatan website/blog

Cara mengecek kecepatan web, dapat kita gunakan tool uji yang gratis, seperti Gtmetrix.com, Pingdom, webpagetest, Test my site dari think with Google, Google Page Speed Insight. Namun yang paling sering digunakan adalah Gtmetrix dan Pingdom.

Baca Juga : Cara Membuat NPWP Pribadi

  1. Cek Plugin yang di gunakan

Apabila kita menggunakan banyak plugin sebenarnya tidak masalah, namun hati-hati apabila plugin yang digunakan sebenernya tidak diperlukan dan fungsinya menjadi tumpang tindih atau membuat kecepatan menjadi kurang bagus. Gunakan plugin yang sesuai dengan kebutuhan dan yang penting saja, seperti plugin SEO, dapat menggunakan Yoast, All In One SEO, SEO Framework, atau Rank Math.

Sedangkan untuk Plugin keamanan dapat menggunakan logisnizer, wordfence atau sejenisnya. Untuk tambahan lain dapat menginstal yang fungsinya benar-benar diperlukan di web saja.

  1. Cek sarana yang digunakan visitor

Cara mengeceknya, dapat dilihat apabila kita memasang Google Analytics atau mendaftarkan web ke Google Search Console.

  1. Optimasi image di website

Hal pertama yang harus diakukan dalam optimasi image website adalah dengan mengecek image yang dipasang di artikel website terlebih dahulu, seperti apakah image yang digunakan memiliki ukuran yang besar, dan aoakah dimensi image yang dikeluarkan juga besar? Karena semakin besar ukuran image maupun dimensi, maka akan semakin lemot juga loading websitenya.

Namun apabila ukuran dan juga dimensinya cukup besar, maka lakukanlah optimasi image. Optimasi image dapat dilakukan dengan cara menggunakan software editing gratis seperti photoscape. Namun apabila image sudah terpasang di website, maka dapat menggunakan plugin seperti qp Smush it, reSmush.it, Robin image optimizer, Shortpixel, EWWW image optimizerm dsb.

  1. Gunakan theme wordpress yang ringan

Gunakan theme wordpress yang ringan untuk website. Cara paling mudahnya, adalah dengan menggunakan the yang popular, dan juga memiliki review yang bagus.

  1. Jangan gunakan hal yang tidak perlu

Hati-hati dengan efek lagu dan video dalam website, karena dapat mempengaruhi kecepatan loading web, maka sebaiknya hindari efek lagu dan juga pemutaran video, atau efek-efek kursor lainnya.

  1. Gunakan plugin caching

Plugin caching sangat membantu dalam kecepatan loading website, cara kerja plugin caching adalah dengan menghasilkan halaman statis dari setiap artikel yang ada di blog atau website. Ada beberapa plugin cache populer yang mungkin dapat digunakan, seperti W3 Total Cache, Super Cache, WP Fastest Cache, Swift Performance Lite, dan sebagainya.

  1. Gunakan plugin optimasi

Selanjutnya hal yang dapat dilakukan adalah optimasi database website. Cara optimasi database yaitu dengan memanfaatkan plugin dengan menggunakan fungsi DB optimizer di plugin Litespeed Cache atau WP Optimize.

  1. Aktifkan setting anti hotlinking di panel

Hotlinking adalah usaha dimana orang lain menggunakan image dalam website kita, namun dengan copyurl/link pada website kita. Jika image kita dihotlinking, maka kinerja server kita akan lebih berat dan mengurangi jatah bandwith, sehingga mengakibatkan loading server kita menjadi lambat. Hal tersebut dapat dicegah dengan cara mengaktifkan fitur Hotlink Protection  di cPanel masing-masing.

  1. Hindari menggunakan image dengan hotlinking

Selain orang lain dapat hotlinking di website atau blog kita, jangan sampai kita juga hotlinking ke website orang orang lain, agar tidak membuat lemot loading web kita.

  1. Gunakan hosting yang bagus

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih hosting, seperti memastikan penggunaan SSD server, karena kecepatan SSD jauh lebih baik bila dibandingkan dengan HDD biasa. Kemudian jika diperlukan pilih Cloud Hosting. Terakhir pilh spesifikasi hosting yang memadai untuk website atau blog kita.

Baca Juga : Cara Mengelola Multiple WordPress dalam 1 Akun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *