Cara Budidaya Kembang Kol Untuk Pemula

Diposting pada

Cara Budidaya Kembang KolKembang kol merupakan tanaman yang sudah cukup dikenal di Indonesia dengan sebutan kubis atau blum kol. Tanaman ini berasal dari daerah Mediterania dan banyak dikembangkan di wilayah Amerika pada tahun 1800-an.

Cara Budidaya Kembang Kol Untuk Pemula
Cara Budidaya Kembang Kol Untuk Pemula

Masuknya tanaman ini ke Indonesia pertama kali dibawa oleh pedagang India yang datang ke Indonesia sekitar tahun 1900-an.

Budidaya kembang kol dapat dilakukan pada daerah dengan tanah berlempung untuk hasil maksimal. Apabila tetap ingin melakukan budidaya tanaman kol di luar tanah berlempung, maka ada baiknya untuk memilih lahan tanah berpasir atau liat berpasir. Adapun untuk melakukan budidaya, pertama perlu dilakukan persemaian terlebih dahulu.

Untuk proses ini, yang perlu dipersiapkan adalah polybag ukuran 7-10 cm serta media tanam yang terdiri dari campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1.

Sebelum digunakan, baiknya media tanam disterilkan dulu dengan cara dikukus selama 30-60 menit atau menggunakan larutan formalin 40%. Lakukan penyiraman yang teratur sebanyak 2x sehari untuk tahap ini.

Setelah melalui proses penyemaian, langkah selanjutnya adalah menyiapkan tanah penanaman. Pertama pastikan lahan yang akan digunakan bersih dari tanaman-tanaman liar dan tanaman lainnya.

Selanjutnya tanah perlu dibuat menjadi bedengan dengan ukuran 80-100 cm setinggi 35 cm. Antara bedengan diberi jarak sekitar 40 cm. Pastikan juga kondisi tanah memiliki pH lebih besar dari 5,5.

Untuk proses penanaman, pilih bibit kol yang setidaknya telah memiliki 4 helai daun dan berusia 1 bulan. Lakukan proses penanaman ini secara berhati-hati karena dapat merusak akar dan daun bibit jika dilakukan sembarangan.

Perawatan tanaman kembang kol sendiri tidaklah sulit. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah proses penyulaman, yaitu proses penggantian tanaman kol yang tidak sehat atau mati dengan tanaman yang baru sesegera mungkin. Proses penyulaman dapat dilakukan hingga tanaman berumur 2 minggu. Hal berikutnya adalah penyiangan. Lakukan penyiangan secara hati-hati dan berhentilah saat tanaman berada pada akhir masa fase vegetatif.

Setelah tanaman kol berbunga, maka tanaman perlu perlindungan dari sinar matahari agar watna bunga tetap putih. Penaungan dapat dilakuakn dengan cara mengikat daun-daun yang sudah tua. Pemberian pupuk juga dapat dilakukan saat tanaman berumur 7-10 hari, 20 hari, dan 30-35 hari. Masing-masing cukup diberi pupuk sebanyak 1x. tentu saja, jangan sampai lupa untuk menyiram tanaman.

Tanaman bunga kol akan dapat dipanen saat telah berusia 50-100 hari masa tanam. Proses pemanenan baiknya dilakukan pada pagi atau sore hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *