Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Lamtoro

Diposting pada

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Lamtoro – Berdasarkan atas beberapa penelitian menjelaskan tentang klasifikasi dan morfologi dari tanaman Lamtoro adalah sebagai berikut.

Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Lamtoro
Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Lamtoro

Klasifikasi Tanaman Lamtoro

  • Kingdom : Plantae / tumbuhan
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Sub kelas : Rosidae
  • Ordo : Fabales
  • Famili : Mimosaceae
  • Genus : Leucaena
  • Spesies : Leucaena Leucocephala L.

 Morfologi Tanaman Lamtoro

Mengenal Karakteristik Tanaman Lamtoro

Morfologi lamtoro termasuk ke dalam tanaman perdu yang mampu mencapai ketinggian hingga 20 meter yang memiliki percabangan rendah berwarna hijau keabu- abuan hingga kecoklatan dan memiliki daun yang bersifat daun majemuk berukuran kecil – kecil berwarna hijau muda. Tanaman ini memiliki bunga majemuk berupa bingko / perbungaan capitulum yang memiliki buah polong berbentuk vita lurus yang mana di dalam buah yang dimaksudkan terdapat biji yang berisikan antara 15 s/d 30 dan memiliki perakaran kuat menancap ke dalam.

Baca Juga : Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Karet

Lamtoro Kaya Akan Kandungan Gizi

Tanaman lamtoro merupakan sejenis perdu yang dikenal juga dengan nama petai cina atau petai selong adalah berasal dari suku fabaceae / leguminosae, polong – polongan yang kerap digunakan untuk fungsi penghijauan lahan atau pencegahan erosi. Berasal dari Amerika Tropis, tanaman ini sudah ratusan tahun yang lalu masuk ke Jawa untuk keperluan pertanian dan kehutanan kemudian menyebar ke pulau – pulau di seluruh Indonesia.

Di Malaysia, tanaman ini diberi julukan Petai Jawa, sedangkan di Sunda dikenal dengan sebutan pelending / peuteuy selong, di Jawa dikenal dengan nama metir / lamtoro / lamtoro gum untuk varietas yang bertubuh lebih besar dan di Madura dikenal dengan nama kalandhingan. Lamtoro juga memiliki nama dalam pelbagai bahasa asing diantaranya adalah petai belalang / petai jawa di Malaysia, lamandro di PNG, kariskis / ipil – ipil di Filipina, krathin di Thailand, white leadtree di Inggris dan faux mimosa di Perancis.

Rasa yang sebenarnya dari buah tanaman lamtoro ini agak pahit namun bersifat netral yang mana dikenal ada beberapa kandungan kimia yang terdapat dalam biji lamtoro atau petai cina ini adalah zat besi dan protein, kalsium / lemak, fosfor, serta beberapa jenis vitamin sementara dalam biji lamtoro di dalamnya terkandung zat mimosin, leukanin, protein, dan leukanol.

Kandungan Nutrisi Dan Zat Gizi Yang Terkandung Dalam Daun Petai

Penelitian yang dilakukan menggunakan secukupnya helaian daun lamtoro dilakukan oleh food weight = 100 gram dan bagian daun petai cina yang dapat dikonsumsi diteliti oleh Food Edible = 40% sebagai berikut : kandungan energy daun petai cina = 128 kkal, kandungan protein = 12 gram, kandungan lemak = 7 gram, kandungan karbohidrat = 12 gram, kandungan kalsium = 1500 mg, kandungan fosfor = 100 mg, kandungan zat besi = 3 mg, kandungan vitamin A = 17800 IU, kandungan vitamin B1 = 0,04 mgdan kandungan vitamin C = 64 mg.

Zat Bernilai Gizi Tinggi Terkandung Dalam Biji

Penelitian bersangkutan memanfaatkan banyaknya biji lamtoro yang diteliti oleh Food Weight = 100 gram dan biji – biji lamtoro muda yang dapat dikonsumsi oleh Food Edible = 100% adalah sebagai berikut : kandungan protein = 6 gram, kandungan lemak 0,3 gram, kandungan karbohidrat 15 gram, kandungan kalsium = 180 mg, kandungan fosfor sebesar 53 mg, kandungan zat besi sebesar 3 mg, kandungan vitamin A = 423 IU, kandungan vitamin B1 = 0,08 mg dan kandungan vitamin C sebesar 15 mg.

Manfaat Dan Khasiat Tanaman Lamtoro Atau Petai Cina

Adalah untuk mengobati penyakit disentri, mengobati sakit cacingan, radang ginjal, bengkak – bengkak / oedem, mengobati bisul, abses paru, luka terpukul dan insomnia serta meluruhkan haid, meningkatkan gairah seksual, dan mengobati diabetes.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang klasifikasi dan morfologi tanaman lamtoro, semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Baca Juga : Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Rambutan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *