Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Srikaya

Diposting pada

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Srikaya – Tanaman Srikaya merupakan salah satu tanaman buah – buahan yang bersifat serbaguna dimana buahnya bisa dimakan begitu saja dalam kondisi matang di pohon dan berfungsi sebagai buah meja yang merupakan sumber bahan pengobatan.

Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Srikaya
Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Srikaya

Kandungan alkaloid dari daging buah srikaya membuktikan bahwa buah ini dapat difungsikan sebagai sumber anti oksidan. Tumbuhan srikaya ini pada umumnya mengandung sejenis zat bernama alkaloid tipe asporfin / anonain dan bisbenziltetrahidroisokinolin / retikulin. Dalam organ – organ tanaman inilah didapatkan senyawa sianogen.

Di dalam daging buah yang telah matang ditemukan zat bernama sitrulin, asam aminobutirat, ornitin, dan arginin. Biji – biji di dalam daging buah mengandung senyawa poliketida yang merupakan suatu senyawa turunan dari bistetrahidrofuran, asetogenin, asam lemak, asam amino, dan protein.

Klasifikasi Tanaman Srikaya

  • Divisio : Spermatophyta
  • Sub division : Angiospermae
  • Kelas : Dycotyledonae
  • Bangsa : Ranunculales
  • Suku : Annonaceae
  • Marga : Annona
  • Jenis : Annona Reticulata L

Tanaman buah srikaya banyak tumbuh dengan subur di berbagai daerah di Indonesia dengan pemberian nama yang berbeda – beda misalnya di Sumatera sering disebut dengan nama buah delima bintang atau serikaya. Di Jawa disebut dengan buah sarikaya, srikaya, atau serkaya dan di Kalimantan sebutannya adalah buah sarikaya. Sedangkan di Kalimantan sebutannya adalah buah sirikaya atau delima srikaya atau atisi di daerah Sulawesi dan Maluku.

Baca Juga : Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Lamtoro

Morfologi Tanaman Srikaya

Morfologi Srikaya yang khas dan mudah dibedakan dari tanaman kerabat dekatnya yaitu sirsak meskipun demikian bagi anak – anak mungkin akan kesulitan untuk membedakan antara tanaman sirsak dengan tanaman srikaya ketika mereka pertama kali melihatnya.

Batang, Cabang, Dan Ranting

Tanaman srikaya mempunyai ketinggian pohon yang rata – rata bervariasi antara 3 s/d 6 meter yang mempunyai tajuk terbuka, cabang yang tidak beraturan dengan ranting yang bentuknya zig – zag. Batang tanaman srikaya memiliki warna cokelat tua namun pada batang yang sudah tua bisa berubah menjadi hitam keperakan dengan kulit batang yang mudah terkelupas. Meskipun termasuk tanaman dikotil berkayu namun batang srikaya tidak tumbuh membesar meskipun usianya mendekati umur 20 tahun.

Daun

Mempunyai daun yang rimbun namun mudah gugur yang tersusun pada tangkai daun, petiole berambut, berbentuk menyerupai lembing atau lonjong, ujung daun kasar, dengan panjang antara 5 s/d 15 cm dan lebar antara 2 s/d 5 cm berwarna daun bagian atas hijau muda, sementara daun bagian bawah berwarna hijau pucat. Daun ditumbuhi rambut – rambut halus pada saat muda yang mengeluarkan aroma khas saat diremas – remas dengan tangkai daun tumbuh pada ujung – ujung cabang.

Bunga

Bunga srikaya memiliki aroma wangi seperti halnya pada daun – daun yang masih muda, tumbuh secara sendirian atau dalam kelompok yang terdiri atas 2 s/d 4 bunga yang mana bunga srikaya memiliki ukuran panjang rata – rata antara 2,5 s/d 3,8 cm. Bunga srikaya tidak pernah terbuka secara sempurna dengan tangkai bunga mengarah ke bawah dan panjang sekitar 2,5 cm yang mana bunga memiliki 3 kelopak bunga luar yang lembut dan memiliki warna hijau kuning dibagian luar dan kuning pucat dengan totol – totol jingga atau merah tua di bagian dalam. Tiga kelopak bagian dalam biasanya sangat kecil.

Buah

Buah srikaya memiliki bentuk mendekati bulat, kerucut dan adapula yang berbentuk menyerupai hati. Panjangnya sekitar 6 s/d 10 cm dengan memiliki kulit buah agak kasar yang tersusun dari segmen – segmen berwarna hijau pucat atau hijau keabu – abuan, hijau kebiruan atau merah muda, daging buah berwarna putih krem, lengket, memiliki aroma yang harum, berair, dengan cita rasa yang manis dan lezat. Biji – biji buah pada saat muda berwarna cokelat tua atau hitam dengan ukuran panjang sekitar 1,25 cm dan jumlah biji per buah antara 20 s/d 38 biji.

Akar

Seperti halnya pada tanaman dikotil lainnya, akar tanaman srikaya ada dua jenis yaitu akar tunggang / vertical dan akar serabut / horizontal. Akar tunggang memiliki fungsi untuk memperteguh berdirinya tanaman agar tumbuh menuju ke    arah bawah yang mana akar ini hanya terdapat pada tanaman srikaya yang pengembangannya diperbanyak dari biji, sedangkan tanaman yang diperoleh dari cangkok dan stek adalah memiliki akar tunggang yang tidak muncul. Sedangkan akar serabut merupakan akar yang fungsinya mencari unsur hara dan air memiliki panjang akar rata – rata bisa mencapai sekitar 1 s/d 2 meter.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang klasifikasi dan morfologi tanaman srikaya, semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Baca Juga : Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Urang Aring

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *