Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Tembakau

Diposting pada

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Tembakau – Tembakau adalah salah satu produk pertanian yang diproses dari daun tanaman untuk dijadikan sebagai bahan baku utama dalam pembuatan rokok. Di Indonesia sendiri tembakau dengan kualitas baik hanya mampu dihasilkan pada daerah – daerah tertentu saja yang mana kualitas tersebut ditentukan dari lokasi tanam dan pengolahannya sehingga menyebabkan hanya beberapa tempat saja yang mempunyai kesesuaian kualitas terbaik.

Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Tembakau
Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Tembakau

Untuk dapat mengenal lebih jelas mengenai tanaman tembakau maka pada pertemuan kami kali ini akan berbagi informasi tentang klasifikasi dan morfologi dari tanaman tembakau.

Baca Juga : Klasifikasi Cengkeh

Klasifikasi Tanaman Tembakau

Kingdom

 

Plantae

Sub kingdom Viridiplantae
Infra kingdom Streptophyta
Super divisi Embryophyta
Divisi Tracheophyta
Sub divisi Spermatophytina
Kelas Magnoliopsida
Super ordo Asteranae
Ordo Solanales
Famili Solanaceae
Genus Nicotiana L
Spesies Nicotiana Tabacum L
Morfologi Tanaman Tembakau
1/Morfologi Akar Tanaman Tembakau

Pada tanaman tembakau memiliki sistem perakaran yang bersifat akar tunggang dengan panjang sekitar 50 s/d 70 cm di samping itu terdapat juga akar serabut yang tumbuh secara horizontal yang apabila kondisi tanah mendukung maka kar – akar yang dimaksudkan mampu tumbuh hingga kedalaman kurang lebih 40 cm dalam waktu 5 minggu. Akar tanaman tembakau merupakan wadah sintesis nikotin sebelum diangkaut melalui pembuluh di dalam batang kayu untuk menuju ke bagian daun.

2/Morfologi Batang Tanaman Tembakau

Tanaman tembakau mempunyai bentuk batang yang bulat lonjong atau bulat bergantung dari varietasnya masing – masing. Batang – batang ini berdiri dengan tegak memiliki warna hijau dan berbulu. Batang mempunyai struktur yang agak lunak dengan diameter sekitar 5 cm.

Pada masing – masing ruas batang ditumbuhi daun dan juga tunas di masing – masing ketiak daun. Juga di area ini terdapat titik – titik tumbuh cabang yang bersifat dorman yang mana apabila batang tersebut dipangkas maka titik tumbuh akan kembali bertunas sebagai sirung dimana sirung ini akan bercabang – cabang dan terus berkembang biak sehingga bisa menghambat pertumbuhan tanaman.

3/Morfologi Daun Tanaman Tembakau

Daun dari tanaman tembakau bersifat tunggal, bertangkai, atau duduk di batang yang tersusun secara spiral. Jumlah daun yang tumbuh rata – rata sekitar 18 s/d 25 lembar dengan panjang yang bervariasi antara 30 s/d 43 cm dan lebar sekitar 16 s/d 27 cm. Secara umum daun tembakau berwarna hijau terang kekuningan yang memiliki karakter secara kualitatif bisa digunakan untuk pembeda yaitu dari bentuknya, permukaan, tepi, dan ujung daun. Bentuk daun tanaman tembakau bermacam – macam tergantung dari varietasnya yang mana bentuk daun tanaman tembakau menjadi penentu untuk bahan membuat rokok yang berkualitas terbagi menjadi dua antara lain oval dan bulat.

4/Morfologi Bunga Tanaman Tembakau

Bunga tembakau adalah bunga yang bersifat majemuk berbentuk malai dengan karangan bunga berbentuk pyramidal dan terletak di bagian ujung tanaman. Bunga tembakau menyerupai terompet dengan warna merah jambu sampai merah tua pada bagian atas. Terdiri dari kelopak, mahkota bunga, benang sari, dan putik. Kelopak yang dimaksudkan berlekuk – lekuk dan mempunyai lima buah pancung yang secara umum satu bunga mempunyai 5 benang sari yang melekat pada masing – masing mahkota. Bakal buah memiliki dua buah ruang yang membesar dan terletak di atas dasar bunga sementara itu kepala putik terletak pada tabung bunga yang berdekatan dengan benang sari.

5/Morfologi Buah Dan Biji Pada Tanaman Tembakau

Tanaman tembakau memiliki buah yang berbentuk seperti telur ayam dengan panjang sekitar 1,5 s/d 2 cm yang mana ketika buahnya masih muda akan berwarna hijau, kemudian setelah masak akan berubah menjadi berwarna coklat. Tingkat kemasakan buah per individunya tidak serempak maka dari itu apabila sudah panen maka buah untuk benih dilakukan secara serempak setelah 75 % buah masak. Bakal buah tembakau terletak di atas dasar bunga dan terdiri dari dua ruang yang mana masing – masing ruang tersebut berisikan biji – biji yang cukup banyak. Biji – biji ini memiliki warna coklat tua dan pada umumnya masing – masing tanaman akan menghasilkan sekitar 6 s/d 7 gram benih.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang klasifikasi dan morfologi tanaman tembakau, semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Baca Juga : Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Srikaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *